Diri yang Anda kira adalah Anda, seringkali bukan.

Two unlabeled jars and a blank notebook beside one lit lamp

Kita terbiasa memperkenalkan diri dengan label. Sebuah tipe. Sebuah peran. Sebuah kata sifat singkat yang membuat orang lain merasa nyaman. Label berguna di gerbang. Tapi canggung sebagai peta kehidupan. Diri yang bisa Anda sebutkan sesuai permintaan seringkali adalah kostum yang mendapat ulasan bagus. Itu tidak selalu orang yang telah menyita perhatian Anda selama bertahun-tahun.

Ini bukan ajakan untuk membuang setiap kata yang Anda gunakan untuk diri sendiri. Ini adalah peringatan agar tidak salah mengira poster sebagai toko. Sebuah poster mengatakan “Saya orang yang seperti ini.” Resi toko menunjukkan apa yang sebenarnya Anda beli dengan waktu Anda: apa yang Anda tunda, apa yang membuat Anda kehilangan proporsi, apa yang Anda ulangi bahkan ketika tidak ada yang bertepuk tangan.

Label menggambarkan hasil. Mereka menyembunyikan penyebab.

Dua orang bisa sama-sama disebut “pendiam.” Yang satu pendiam karena ruangan itu tidak aman. Yang satu pendiam karena berpikir adalah cara mereka menyukai suatu masalah. Stiker yang sama, mesin yang berbeda. Jika Anda memperlakukan stiker itu sebagai takdir, Anda akan terus memilih ruangan yang sesuai dengan stiker itu dan membiarkan mesin kelaparan. Anda juga akan melewatkan kontradiksi dalam diri Anda, yang biasanya merupakan bagian yang jujur.

Pikiran menyukai cerita yang tetap diam. Kehidupan tidak. Anda bisa berhati-hati dengan uang dan ceroboh dengan kesetiaan. Anda bisa benci diperhatikan namun tetap perlu berguna di depan umum. Tidak ada yang munafik sampai Anda memaksanya menjadi satu kata dan kemudian menghukum diri sendiri karena melampaui kata itu.

Tes pinjaman dan tipe yang sedang tren bisa menjadi mainan. Mereka menjadi jebakan ketika Anda menggunakannya untuk membenarkan kehidupan yang belum Anda amati. Sebuah huruf di kartu tidak bisa memberi tahu Anda mengapa Anda begadang untuk satu jenis kekacauan dan menghilang dari yang lain. Minggu Anda bisa.

Perhatikan pengulangan tanpa imbalan

Keinginan adalah sebuah ucapan. Nilai adalah sebuah tanda terima. Lihatlah pekerjaan yang Anda lakukan ketika imbalan terlambat atau tidak ada: hal yang Anda perbaiki, orang yang Anda periksa keadaannya, kekacauan yang tidak bisa Anda lewati begitu saja, pertanyaan yang terus Anda ajukan setelah orang lain mengganti topik. Itu lebih dekat ke kompas daripada visi yang Anda tulis di pagi yang cerah.

Kemarahan juga merupakan informasi, jika Anda tidak memujanya. Hal yang tidak bisa Anda toleransi pada orang lain terkadang adalah bagian terlarang dari diri Anda. Terkadang itu hanyalah batasan nyata. Anda tidak perlu menguraikannya seperti novel. Anda hanya perlu berhenti menyebut batasan itu sebagai cacat kepribadian cukup lama untuk bisa menghindarinya.

Latihan kecil untuk minggu ini

Selama tujuh hari, jangan tambahkan label baru. Kumpulkan tiga daftar dalam bahasa yang sederhana: apa yang saya tunda; apa yang membuat saya lebih tersulut emosi daripada suasana di ruangan itu; apa yang saya lakukan lagi tanpa penonton. Pada akhirnya, tulis satu kalimat yang dimulai dengan “Saya terus…” bukan “Saya adalah…” “Saya adalah” membekukan. “Saya terus” masih bisa berubah menjadi pekerjaan, menjadi batasan, menjadi ruangan yang lebih baik.

Pengetahuan diri bukanlah kostum yang lebih baik. Ini adalah laporan cuaca yang sedikit lebih akurat, sehingga Anda berhenti berpakaian untuk iklim yang tidak Anda tinggali.

Bagian 4 dari 5. Sebelumnya: Perhatikan kondisi yang memberi Anda energi, bukan jabatan. Berikutnya: Bahkan pekerjaan yang tidak stabil pun bisa meninggalkan sesuatu yang terakumulasi.

Analisis tenang tentang apa yang ada di pikiran Anda

Ambil langkah lebih jauh dalam memahami diri sendiri. Ini adalah analisis lembut dari lima unsur (Saju) tentang energi bawaan dan karakter Anda. Cukup gunakan nama panggilan untuk memulai.

Untuk melihat hasil, Anda akan melewati iklan. Iklan ini menjaga layanan gratis kami tetap berjalan untuk semua orang.

Buka analisis energi dalam bahasa Anda

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top